From Classroom to Digital Space: Transformasi Pendidikan di Era Disrupsi
Sinopsis
Perkembangan teknologi digital dan era disrupsi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Transformasi dari pembelajaran konvensional menuju ruang digital menuntut para pendidik dan akademisi untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
Hadirnya buku ini merupakan kontribusi akademik yang penting dalam memberikan wawasan mengenai tantangan dan peluang transformasi pendidikan di era digital. Saya berharap buku ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi dosen, mahasiswa, peneliti, dan praktisi pendidikan.
Informasi Buku
Penulis
Dr. Fitriyana Azizah, M.Pd, C.MA, C.M.BA, dkk.
Editor
Muhamad Zainul Umam, M.Pd.I.
Judul Lengkap
From Classroom to Digital Space: Transformasi Pendidikan di Era Disrupsi
Ukuran
15,5 x 23 cm (B5)
Halaman
xii + 280 Halaman
ISBN
978-623-xxxx-xx-x (Proses)
Berat
380 Gram
Harga
Rp. 118.000Rp. 95.000-19%
Keunggulan Buku
Dari Kelas ke Digital
Strategi transformasi pembelajaran konvensional menuju ruang digital yang adaptif dan inovatif.
Menghadapi Disrupsi
Pemahaman mendalam tentang tantangan dan peluang di tengah perubahan zaman yang cepat.
Praktik Terbaik
Studi kasus dan best practice implementasi teknologi digital dalam proses belajar mengajar.
Untuk Pendidik & Akademisi
Referensi esensial bagi dosen, mahasiswa, peneliti, dan praktisi pendidikan di era digital.
Testimoni Akademisi
“Buku ini menjadi panduan yang sangat relevan bagi para pendidik yang ingin bertransformasi di era disrupsi. Dr. Fitriyana Azizah dan tim berhasil meramu konsep-konsep mutakhir tentang digitalisasi pendidikan dengan gaya bahasa yang mudah dipahami namun tetap kaya akan nilai akademis. Wajib dibaca bagi siapa pun yang peduli pada masa depan pendidikan.”
Prof. Dr. H. Muhammad Natsir, M.Pd.
Guru Besar Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang
Dapatkan Buku Ini
Siapkan diri Anda menghadapi transformasi pendidikan digital. Pesan sekarang dan dapatkan harga spesial serta bonus sampel bab gratis.
Pada hari Senin, 20 April 2026 pukul 09.00 WIB, Aula Kantor Kelurahan Cilangkap, Jakarta Timur, menjadi tempat penyelenggaraan acara pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Lingkar Kampus IPRIJA Angkatan ke-22. Acara ini diikuti oleh 75 mahasiswa yang berasal dari tiga fakultas di lingkungan Institut Pembina Rohani Islam Jakarta (IPRIJA), yaitu Fakultas Tarbiyah, Fakultas Dakwah, dan Fakultas Syariah.
Suasana pembukaan KKN IPRIJA Angkatan 22 di Aula Kantor Kelurahan Cilangkap
Acara pembukaan dihadiri oleh Lurah Cilangkap, Bapak Suratno, S.Sos., M.Si, serta Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat, Ibu Eriwati, SE, M.Si, dan perwakilan dari tiga RW, yaitu RW 01, RW 03 dan RW 06. Sementara itu dari pihak kampus langsung dihantar oleh Rektor IPRIJA Drs. Mujiono, MA., didampingi Wakil Rektor I, II, dan III, para dekan dari ketiga fakultas, serta tiga dosen pembimbing lapangan yang akan mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan KKN.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Ustadz Dawud, mahasiswa IPRIJA yang pernah meraih juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Setelah pembacaan ayat suci, ketua panitia yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IPRIJA, Dr. Muhamad, MA, menyampaikan tema KKN yang dirumuskan untuk Angkatan ke-22 Tahun Akademik 2025/2026. Tema tersebut adalah “Kolaborasi, Membangun Pekerti, Agama dan Kelestarian”, yang disingkat menjadi tagline #IPRIJAKOMPAK.
Dr. Muhamad menjelaskan bahwa tema ini mengusung tiga subtema besar yang sejalan dengan visi dan misi IPRIJA, yaitu menjadikan kampus sebagai tonggak positif dalam menjalin sinergi antara pembelajaran akademis, pengabdian masyarakat, dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Melalui tema tersebut, mahasiswa IPRIJA diharapkan dapat berperan aktif memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekitar kampus dalam berbagai aspek kehidupan, dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip Islam yang rahmatan lil-‘alamin.
Selanjutnya, Rektor IPRIJA, Drs. Mujiono, MA., melakukan penyematan tanda peserta secara simbolik kepada perwakilan mahasiswa, sekaligus meresmikan KKN dan melakukan serah terima mahasiswa kepada Lurah Cilangkap. Dalam sambutannya, Rektor IPRIJA menyampaikan pesan agar mahasiswa mampu belajar dari masyarakat, di samping juga mengajarkan kepada masyarakat. Rektor juga memohon kepada Lurah dan warga Cilangkap untuk turut membantu membina dan mengarahkan mahasiswa selama pelaksanaan KKN.
Menanggapi hal tersebut, Lurah Cilangkap, Bapak Suratno, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan menyambut baik segenap civitas akademika IPRIJA yang akan terjun ke masyarakat.
Lurah yang berhasil membawa Cilangkap 10 besar kelurahan terbaik se-Provinsi DKI Jakarta dalam ajang Penganugerahan Benyamin S Award (Bersih, Nyaman, Indah, dan Sejahtera) tahun 2025 itu menjelaskan bahwa teori berbeda dengan praktik, dan mahasiswa akan belajar bahwa melayani masyarakat memiliki banyak tantangan.
Lurah yang secara aktif menjalin silaturahmi dengan tokoh agama dan pengasuh pondok pesantren untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat juga menyampaikan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya dengan materi, tetapi juga memerlukan aspek spiritual. Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa Islam diharapkan dapat membantu memperbaiki pemahaman Al-Qur’an, kemampuan baca Al-Qur’an, tahsin, dan pengajaran agama di masyarakat.
Sambutan Pak Lurah yang ramah dan santai disambut antusias oleh para mahasiswa. Suasana semakin hangat ketika beliau menutup sambutannya dengan empat bait pantun khas Betawi yang disampaikan secara dadakan. Pantun tersebut dinilai mahasiswa sebagai penutup yang “cakep”, menghibur, dan penuh kesan.
Suasana ramah tamah usai acara pembukaan KKN IPRIJA Angkatan 22
Acara pembukaan KKN Mahasiswa IPRIJA Angkatan 22 ini ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustad Mohammad Tohajudin. Selanjutnya diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah Kasie Kesra Ibu Eriwati, SE, M.Si., dengan para Dosen Pembimbing Lapangan dan Ketua RW 01, RW 03 dan RW 06. (MA)
Perkembangan kecerdasan artifisial dan teknologi digital di era Society 6.0 membawa perubahan mendasar dalam dunia pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Integrasi AI dan literasi digital menghadirkan peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengelolaan pendidikan, namun juga menuntut penguatan nilai-nilai spiritual, etika, dan kemanusiaan agar transformasi yang terjadi tetap berorientasi pada kemaslahatan.
Buku ini ditulis oleh para pakar dan praktisi pendidikan sebagai upaya akademik untuk mengkaji transformasi pendidikan Islam secara komprehensif melalui perspektif teknologi, literasi digital, dan nilai spiritual. Buku ini layak menjadi referensi bagi dosen, mahasiswa, peneliti, praktisi pendidikan, serta pemangku kebijakan dalam mengembangkan pendidikan Islam yang adaptif, humanis, dan berkeadaban.
Informasi Buku
Penulis
Meity H. Idris, M.Pd.I., dkk.
Editor
Muhamad Zainul Umam, M.Pd.I.
Judul Lengkap
Transformasi Pendidikan Islam di Era Society 6.0: Integrasi AI, Literasi Digital, dan Nilai Spiritual
Ukuran
13,3 x 25 cm (UNESCO)
Halaman
xviii + 370 Halaman
ISBN
978-623-xxxx-xx-x (Proses)
Berat
450 Gram
Harga
Rp. 135.000Rp. 109.000-19%
Keunggulan Buku
Integrasi AI & Pendidikan
Membahas pemanfaatan kecerdasan buatan dalam proses belajar mengajar pendidikan Islam.
Literasi Digital
Strategi peningkatan kompetensi digital bagi pendidik dan peserta didik di era Society 6.0.
Penguatan Nilai Spiritual
Menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai Islami, etika, & kemanusiaan.
Untuk Akademisi & Praktisi
Referensi komprehensif bagi dosen, mahasiswa, peneliti, dan pembuat kebijakan pendidikan.
Testimoni Akademisi
“Buku ini hadir di waktu yang tepat saat dunia pendidikan Islam membutuhkan panduan adaptif. Perpaduan antara kajian AI, literasi digital, dan nilai spiritual disajikan secara seimbang dan aplikatif. Sangat direkomendasikan untuk semua pegiat pendidikan yang ingin transformasi tanpa kehilangan jati diri.”
Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd.
Guru Besar Manajemen Pendidikan Islam UIN Jakarta
Dapatkan Buku Ini
Jadilah bagian dari transformasi pendidikan Islam yang humanis dan berkeadaban. Dapatkan harga spesial untuk pemesanan di masa pra-cetak.