Membangun Karakter dan Literasi Sains: Pendekatan Aqidah Akhlak dalam Pembelajaran MI
Membangun Karakter dan Literasi Sains: Pendekatan Aqidah Akhlak dalam Pembelajaran MI

Sinopsis

Buku ini menghadirkan konsep pembelajaran integratif yang memadukan literasi sains dengan pembentukan karakter melalui pendekatan Aqidah Akhlak di jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI). Karya Umi Sulistyani dan Muhamad Zainul Umam ini menawarkan solusi strategis bagi pendidik dalam menghadapi tantangan era modern, di mana penguasaan ilmu pengetahuan alam harus beriringan dengan penguatan nilai-nilai keimanan dan moral peserta didik.

Melalui pendekatan yang kontekstual dan aplikatif, buku ini memandu guru untuk menghubungkan fenomena alam dengan kebesaran Allah SWT, sehingga proses pembelajaran sains tidak hanya mengembangkan aspek kognitif, tetapi juga menyentuh dimensi spiritual dan karakter siswa. Buku ini sangat relevan sebagai referensi utama bagi guru MI, mahasiswa PGMI, serta praktisi pendidikan Islam yang ingin mewujudkan generasi yang cerdas secara intelektual dan berkarakter mulia.

Cover Buku Membangun Karakter dan Literasi Sains
Terbaru

Informasi Buku

Penulis Umi Sulistyani, M.Pd dan Muhamad Zainul Umam, M.Pd.I
Editor Dr. Muhamad, MA
Ukuran 14 x 21 cm
Halaman xx halaman
ISBN Dalam proses
Berat 200g
Harga Rp. 105.000 Rp. 90.000 -9%

Keunggulan Buku

Integrasi Ilmu & Iman

Menggabungkan konsep literasi sains dengan nilai-nilai Aqidah Akhlak secara harmonis

Fokus MI

Dirancang khusus untuk kebutuhan pembelajaran di jenjang Madrasah Ibtidaiyah

Pembentukan Karakter

Menanamkan karakter mulia melalui pemahaman sains yang berkaitan dengan kebesaran Allah

Panduan Praktis

Menjadi referensi aplikatif bagi guru dan mahasiswa PGMI dalam proses pembelajaran

Testimoni

“Buku ini sangat relevan dengan kebutuhan kurikulum madrasah saat ini. Pendekatan yang digunakan mampu menunjukkan kepada siswa bahwa sains dan agama tidak berdiri secara terpisah, melainkan saling melengkapi dalam memahami kehidupan.”

– Nuralim, S.Pd.I, Kepala MI Matholi’ul Huda

Dapatkan Buku Ini

Miliki sekarang juga dengan harga spesial Rp. 50.000 untuk memperkaya referensi pembelajaran integratif di madrasah Anda

Pesan Buku

Bagikan info ini:

IPRIJA Dorong Akses Pendidikan Berkualitas Berkarakter Islami melalui Sosialisasi PMB SMAS Nurul Hikmah

Jakarta — Institut Pembina Rohani Islam Jakarta (IPRIJA) melalui Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di SMAS Nurul Hikmah Jonggol Kabupaten Bogor Jawa Barat sebagai bagian dari upaya memperluas akses informasi pendidikan tinggi kepada peserta didik tingkat menengah atas. Kegiatan ini menjadi langkah strategis IPRIJA dalam memperkenalkan dunia perguruan tinggi sekaligus membangun motivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusias dan penuh interaksi. Hadir sebagai pembicara utama, Ketua Program Studi PGMI IPRIJA, M. Zainul Umam, M.Pd.I, yang memaparkan secara komprehensif profil IPRIJA, visi keilmuan, serta peluang akademik dan nonakademik yang dapat diakses oleh calon mahasiswa. Kegiatan ini dipandu oleh Umi Sulistyani, M.Pd, dosen PGMI IPRIJA, yang bertindak sebagai moderator dan mengarahkan jalannya acara secara komunikatif dan inspiratif.

Dalam sambutannya, M. Zainul Umam, M.Pd.I menyampaikan bahwa sosialisasi PMB merupakan bagian dari komitmen IPRIJA untuk hadir lebih dekat dengan sekolah-sekolah menengah atas, khususnya dalam memberikan pemahaman yang utuh mengenai pentingnya pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman. Menurutnya, tantangan pendidikan di era modern menuntut perguruan tinggi untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai spiritual.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa IPRIJA Institute hadir sebagai perguruan tinggi yang mengintegrasikan ilmu pendidikan, sains, dan teknologi dengan nilai-nilai rohani Islam. Hal ini tercermin dalam kurikulum yang dirancang adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam proses pembelajaran. Dengan pendekatan tersebut, lulusan IPRIJA diharapkan memiliki kompetensi akademik, keterampilan profesional, serta integritas moral yang kuat.

Pada sesi pemaparan materi, peserta sosialisasi diperkenalkan dengan berbagai program studi yang tersedia di IPRIJA, khususnya Program Studi PGMI yang berfokus pada pencetakan pendidik profesional di jenjang madrasah ibtidaiyah dan sekolah dasar. Disampaikan pula prospek lulusan PGMI yang tidak hanya terbatas pada profesi guru, tetapi juga terbuka peluang sebagai peneliti pendidikan, pengembang media pembelajaran, praktisi pendidikan Islam, serta wirausaha di bidang pendidikan.

Moderator, Umi Sulistyani, M.Pd, dalam pengantarnya menekankan pentingnya peran guru masa depan yang adaptif, kreatif, dan memiliki kepekaan sosial. Ia mengajak para siswa SMAS Nurul Hikmah untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini, baik secara akademik maupun mental, dalam menentukan pilihan studi lanjut. Menurutnya, memilih perguruan tinggi bukan sekadar memilih tempat belajar, tetapi juga memilih lingkungan yang akan membentuk karakter dan arah masa depan.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah pemaparan terkait Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027. Dalam kesempatan tersebut dijelaskan bahwa pendaftaran PMB IPRIJA telah dimulai sejak 1 Februari 2024, dengan berbagai jalur seleksi yang dapat diikuti oleh calon mahasiswa. Jalur tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan yang adil dan luas bagi lulusan SMA/MA/SMK dari berbagai latar belakang.

Selain itu, disampaikan pula informasi mengenai fasilitas pendukung pembelajaran di IPRIJA, seperti ruang kelas representatif, dosen yang kompeten dan berpengalaman, serta kegiatan kemahasiswaan yang mendukung pengembangan soft skills. IPRIJA juga memberikan perhatian khusus pada pembinaan spiritual mahasiswa melalui berbagai program keagamaan yang terintegrasi dalam kehidupan kampus.

Antusiasme peserta terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang diajukan pada sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa SMAS Nurul Hikmah tampak aktif menggali informasi seputar sistem perkuliahan, peluang beasiswa, hingga prospek kerja setelah lulus. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab secara lugas dan informatif oleh narasumber, sehingga memberikan gambaran yang jelas dan realistis mengenai dunia perkuliahan di IPRIJA.

Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya menjadi ajang promosi institusi, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan motivasi bagi siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa memiliki wawasan yang lebih luas tentang pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sebagai bekal menghadapi tantangan global di masa depan.

Pihak SMAS Nurul Hikmah menyambut baik pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini dan mengapresiasi kehadiran tim dari IPRIJA. Kerja sama antara sekolah dan perguruan tinggi dinilai sangat penting dalam membangun kesinambungan pendidikan serta mempersiapkan lulusan yang siap bersaing dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Sebagai penutup, M. Zainul Umam, M.Pd.I mengajak seluruh peserta untuk tidak ragu melanjutkan studi dan terus mengembangkan potensi diri. Ia menegaskan bahwa IPRIJA terbuka bagi generasi muda yang ingin tumbuh menjadi pendidik dan insan intelektual yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. Melalui sosialisasi PMB ini, IPRIJA berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan akademik para siswa SMAS Nurul Hikmah menuju masa depan yang lebih cerah.

Dengan terselenggaranya kegiatan Sosialisasi PMB di SMAS Nurul Hikmah, IPRIJA kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif, responsif, dan berkomitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang bermutu dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Reportase: Miss Umi, Zainul